Tags

, , , , ,

Mungkin malam ini sebagian besar warga Indonesia sedang menikmati grand final Indonesian Idol di RCTI atau Opera Van Java Award di Trans 7. Kedua acara ini memang menarik perhatian pecintanya. Sayangnya pembawa acara Indonesian Idol terlalu bertele-tele (mungkin memang job desc nya begitu) dan Trans 7 sinyalnya lemah, makanya aku milih nonton acara lain. jatuhlah pilihan ke TVRI, Kaki Langit.

Awalnya agak ogah-ogahan juga menyaksikannya, karena kualitas gambar yang masih jelek. Namun ketika melihat tema dan tamu yang diundang begitu menarik, makanya betah juga berlama-lama. Malam ini tamu yang diundang dalam acara Kaki Langit adalah Susan, salah satu pendiri Three Little Angels.

Three Little Angels? Bisa dipastikan mungkin sebagian besar kita tidak pernah mendengarnya, termasuk diriku. Kalau tidak nyasar ke TVRI malam ini, aku juga belum mengetahuinya.

Three Little Angels adalah lembaga sosial yang berfokus memberikan bantuan kepada anak-anak yang sakit untuk biaya pengobatan. Lembaga ini baru berdiri di akhir tahun 2011, belum ada setahun. Tapi hebatnya adalah hingga sekarang anggotanya sudah lebih dari 150 orang dan kini sedang menangani pengobatan 6 orang anak yang sedang sakit.

Three Little Angels didirikan oleh Silly, seorang ibu yang mempunyai tiga orang anak istimewa. Tiga anak Silly inilah yang menginspirasi dirinya untuk mendirikan Three Little Angels.

Founder lainnya adalah Susan, tidak jauh berbeda dengan Silly, juga memiliki anak yang istimewa, Sultan. Ia lahir premature (6 bulan 10 hari) 13 tahun yang lalu dengan berat 1.5 kg dan hanya sebesar botol Coca Cola. Tidak hanya sampai disitu, karena lahir terlalu dini, maka Sultan tidak memiliki anus. Jadilah di umur setengah hari setelah kelahirannya, Sultan menjalani operasi pertama untuk membuat anus buatan.

Dalam dua setengah tahun saja Sultan menjalani operasi lima kali dan koma 7 kali. Tidak terbayangkan bagaimana bisa seorang anak yang masih sangat kecil harus menerima cobaan yang begitu berat.

Saya sontak menjadi malu, bagaimana bisa saya yang cuma cacat satu kaki harus mengeluh dan tak berbuat sesuatu? Apalagi kalian yang normal semua, tidak ada alasan untuk diam dan berpangku tangan, bukan? Kaki langit malam ini mengajarkan ku untuk selalu bersyukur apapun kondisi kita. Bersyukur dalam arti memaksimalkan semua potensi dalam diri untuk kebaikan.

“Anak itu adalah anugerah istimewa dari Allah, maka syukurilah anak anda bagaimanapun kondisinya sekarang” begitulah kata Susan. Ah, kasih ibu memang luar biasa.

Terakhir, bagi yang berminat ingin tahu lebih banyak tentang Three Little Angels, silakan kunjungi www.threelittleangels.com atau follow twitternya di @3_little_angels.

Salam Ukhuwah, Syaiful Hadi.