Siang hari ini, sambil menikmati segelas es kelapa muda di teriknya siang Borneo, aku menyaksikan siaran di televisi. Mencari siaran yang menarik dan menghibur, jatuhlah pilihanku ke Global TV, kalau tidak salah komedi Awas Ada Sule.

Lumayanlah, bisa buat saya senyum-senyum sendiri di ruang guru.

Jika jeda iklan, maka aku mengganti channel ke Metro TV, Wide Shot. Acara ini juga tak kalah serunya. Beragam berita menarik dan unik disajikan dengan kemasan yang berbeda.

Yah daripada nonton iklan, mending nonton ini.

Tapi malangnya jika jeda iklan itu muncul bersamaan, aku jadi bingung mau milih channel apa? Akhirnya aku pencat-pencet saja tuh remote mencari channel yang menarik.

Hingga kemudian aku menemukan sebuah sajian menarik, kalau tidak salah nama acaranya adalah Yang Berkarya milik TVRI. Dalam acara ini tadi siang, diberitakan seorang pengusaha peternakan kuda yang bisa menyantuni ratusan anak yatim setiap hari. Bahkan beberapa waktu yang lalu si pengusaha berhasil membawa 110 anak yatim untuk umroh ke tanah suci, Subhanallah.

Menyaksikan acara ini membuatku tersadar bahwa diriku belum ada apa-apanya. Walau banyak yang memberi apresiasi kepadaku, tapi jelas masih jauh dibandingkan peternak kuda itu. Hampir saja air mata ku meleleh, sedih karena belum bisa berbuat banyak untuk orang lain, tak terbayangkan jika tiba-tiba nyawa ini melayang.

Semoga diberikan kesempatan untuk terus bisa berbagi dari hari ke hari.

Yang Berkarya nya TVRI membuatku lupa menyaksikan Awas Ada Sule nya Global dan Wide Shot nya Metro. Ternyata TVRI lebih asik sekarang.

Selesai acara Yang Berkarya, sajian berikutnya tak kalah seru, Gali. Kali ini membahas tuntas buah Sirsak. Mulai dari budidaya hingga manfaat yang bisa diambil dari buah ini.

Good job TVRI!!

Kini sepertinya TVRI akan menjadi salah satu channel pilihan ku. Memang belum sebaik TV Swasta, tapi jalan menuju ke sana sudah terlihat jelas. Semoga konsisten untuk menjadi lebih baik dari hari ke hari.

Salam Ukhuwah, Syaiful Hadi.