Image

Pernahkah kalian mendengar kontroversi yang mengatakan bahwa meminum susu dapat membahayakan bagi kesehatan tubuh?

Kontroversi ini muncul karena ucapan yang dikeluarkan oleh juru bicara golongan vegetarian, Heather Mills McCharty. Ia berujar ke media bahwa susu dapat menyebabkan bahaya kesehatan serius bagi tubuh.

Akibatnya Koran di Inggris, Newswire mengatakan bahwa “Karena ucapan yang telah dikeluarkan oleh Heather Mills McCharty, tentang adanya masalah kesehatan yang disebabkan oleh konsumsi susu dan turunannya, maka Dokter dan ahli gizi di Inggris yang tergabung dalam Physicians Committee for Responsible Medicine (PCMR) melakukan penelitian : Konsumen Harus Mengurangi Konsumsi Susu dan Olahannya Selama Tiga Minggu, kemudian akan diteliti kesehatan orang tersebut”

Sebagai sarjana teknologi pangan, saya tidak sepenuhnya percaya, tapi memang ada benarnya juga.

Susu dan olahannya memang bisa membahayakan kesehatan tubuh, tapi tidak semua susu berbahaya. Yang membahayakan kesehatan adalah susu homogenisasi dan susu pasteurisasi hasil pabrikan. Sayangnya dengan kekuatan uang yang mereka miliki, mereka berhasil mencuci otak konsumen dengan mengatakan bahwa susu olahan mereka sehat. Lihat saja iklan mereka ada dimana-mana.

Sebenarnya masalah utamanya bukan pada susu. Karena jika kita perhatikan sejarah, orang jaman dahulu yang rajin meminum susu justru memiliki kesehatan yang prima. Bahkan kalau dalam Islam meminum susu itu dianjurkan bukan? Dialah Allah yang menjadikan minuman dari sesuatu yang kotor untuk kamu minum. Ah saya lupa ayatnya, maaf.

Tapi sayangnya susu olahan yang ada di etalase toko sekarang sudah jauh berbeda dengan susu yang dahulu dikonsumsi oleh masyarakat. Makanya saya bilang, ucapan Heather Mills McCharty ada benarnya juga.

Jadi sekarang masalah utamanya adalah bagaimana kita memperoleh susu yang akan kita nikmati dan bagaimana susu itu diproses. Susu sapi sebenarnya adalah minuman yang sehat dan bergizi, mengandung antibiotik, protein, lemak, dan mineral yang cukup baik untuk kesahatan manusia.

Susu inilah yang kemudian diproses dengan homogenizer. Proses ini mengubah struktur organik menjadi lebih kecil dan sama besar. Akibatnya adalah krim (lemak susu) dan susu akan bercampur. Sayangnya struktur yang lebih kecil ini tidak bekerja dengan baik dalam tubuh kita, justru malah semakin mudah masuk ke dalam aliran darah (terutama lemak susunya). Inilah salah satu penyebab terjadinya Penyakit Jantung Koroner (PJK).

Sedangkan susu pasteurisasi adalah yang dipanaskan hingga menjadi dead food atau makanan yang tidak memiliki keuntungan sama sekali bagi kesehatan. Proses pasteurisasi sudah mencuri habis semua kandungan gizi susu menjadi nyaris nol!! Mungkin inilah yang menyebabkan banyak orang yang alergi susu, karena susu yang mereka minum sudah tidak memiliki hormone dan enzim, mati semua karena panas saat pasteurisasi.

Pengolahan susu secara modern sekarang menggunakan proses yang ekstrem dan tidak alami. Untuk membuat pangan olahan yang mengandung 1 persen atau 2 persen susu misalnya, jika kandungan susu tidak mencukupi, maka akan ditambahkan susu kering rendah lemak, bukan susu asli. Padahal susu kering rendah lemak itu tinggi kolesterol. Kita tahu bahwa kolesterol berperan dalam menimbulkan PJK.

Mungkin bahaya meminum susu pabrikan ini akan lebih parah terdengar lagi suatu saat. Tapi sekali lagi, kekuatan uang yang ada pada mereka mungkin juga bisa mencegah itu tersebar ke masyarakat.

Maka jika ingin sehat, cobalah meminum susu organik yang masih kaya nutrisi seperti enzim, protein, mineral, dan hormone yang berguna bagi tubuh. Banyak orang di luar sana yang sudah membuktikan bahwa meminum susu murni dan asli dapat membantu mengurangi resiko asma, alergi, dan masalah kesehatan lainnya.

Mari kita ikuti ajakan peneliti di Inggris untuk tidak meminum susu (pabrikan) selama tiga minggu tapi menggantinya dengan yang alami. Jika sudah merasakan manfaatnya, maka saya yakin anda mungkin tidak akan pernah lagi kembali ke toko untuk membeli susu pabrikan.