I do not think that there is any other quality so essential to

success of any kind as the quality of perseverence. It overcomes

almost everything, even nature

John D. Rockefeller

Setelah membaca IMPERIUM III, Zaman Kebangkitan Besar, karya Eko Laksono yang sangat mengagunkan, aku menjadi ingin berbagi tentang beberapa hal, kali ini tentang orang-orang hebat yang sukses dalam membangun bisnisnya.

Andrew Carnegie (memiliki kekayaan total 500 juta dolar) adalah penguasa industri baja Amerika, adalah anak imigran miskin dari skotlandia. Sejak kecil dia sudah harus bekerja menjadi buruh kasar.

John D. Rockefeller (memiliki kekayaan total 5 miliar dolar) adalah penguasa industri minyak Amerika yang berasal dari keluarga tukang obat keliling.

Henry Ford juga adalah orang yang miskin ketika mudanya, tetapi Ford adalah orang yang suka sekali mengotak atik mesin walau dengan peralatan seadanya.

Bill Gates (pemilik Microsoft yang memiliki kekayaan 50 miliar dolar) adalah anak orang kaya tetapi Ia membangun usahanya sendiri dan kantor pertamanya adalah sebuah kamar kecil di sebuah Motel di Albequerque.

Konosuke Matsushita (pendiri Panasonic) berasal dari keluarga yang miskin. Di usianya yang masih 9 tahun, Ia pernah bekerja sebagai penjaga toko.

Akio Morita (pendiri Sony) adalah anak orang kaya yang juga membangun usahanya sendiri dari nol. Tempat usaha pertamanya adalah hanya sebuah rumah sederhana yang jalan masuknya ditutupu oleh tali jemuran.

Nabi Muhammad saw adalah saudagar kaya yang berhasil dalam perdagangan di usia yang sangat muda. Padahal beliau sudah hidup sebagai yatim piatu sejak kecil.

Dan masih benyak lagi orang-orang hebat lainnya. Lalu apakah rahasia sukses mereka? Bukankah mereka diberi waktu yang sama dengan kita, 24 jam sehari semalam? Mengapa mereka bisa makmur tapi kita masih belum? Ternyata rahasia sukses mereka minimal ada empat hal,

  1. Belajarlah SEDIKIT lebih banyak dari orang lain, dan belajarlah dari yang paling unggul.
  2. Bekerjalah SEDIKIT lebih kreatif dan semangat dari orang lain maka anda akan jadi yang terbaik.
  3. Belajar dan bekerja SEDIKIT lebih semangat dari orang lain, karena kunci kesuksesan adalah semangat, bukan uang.
  4. Bermimpilah SEDIKIT lebih besar dari orang lain dan buat rencana untuk mencapainya SEKARANG. Jika masih belum berhasil, refresh/restart.

Jadi, untuk sukses dan makmur dari yang lain, kuncinya adalah SEDIKIT lebih dari orang lain. Tidak usah banyak-banyak. Toh, pembalap Formula One antara juara pertama dan runner up juga paling hanya selisih sepersekian detik, SANGAT SEDIKIT, dan ternyata yang SANGAT SEDIKIT itu sudah cukup membedakan antara sang juara satu dan runner up. Sekarang terserah kita, mau belajar dan bekerja SEDIKIT lebih dari orang lain atau tidak?