Ahad 08 Januari 2012, seharian di Plaza Jambu Dua, Bogor, mengganti hape. Sudah lama kurencanakan untuk mengganti hape jadulku dengan hape yang ada kameranya, alhamdulillah baru kesampaian hari kemarin. Dengan anggaran yang hanya 1.5 juta, aku memilih android samsung galaxy mini, Mengapa ganti hape?? Tujuannya hanya untuk mengabadikan momen-momen tertentu yang bisa digunakan untuk menguatkan setiap tulisanku. Tulisan tanpa foto atau media lain hanya akan seperti makan nasi pakai lauk tapi tidak ada sayurnya.

Seharian di plaza Jambu Dua, sholat zhuhur di sana. Dan kalian tahu?? Bagaimana musholla di sebagian besar plaza di Indonesia? Yak!! Biasanya berada di tempat parkir, sempit, gerah, bau, susah dicari, dan masih banyak lagi. Setiap kita pasti punya keluhan yang berbeda. Tapi dari semua kelemahan itu, aku harus bersyukur, karena masih ada musholla untuk sholat pengunjung. Dari pada tidak sama sekali.

Beribadah adalah hal yang prinsip dan hakiki bagi manusia yang mengaku beragama, sebuah kewajiban yang harus dilakukan. Tidak peduli apakah manusia itu sedang sibuk bekerja, rekreasi, jalan-jalan, belanja, atau apapun, ia tetap harus beribadah. Namun yang disayangkan adalah gedung plaza yang tampak megah dari luar ternyata memiliki musholla yang ala kadarnya, bahkan mungkin jauh lebih jelek dari kamar mandinya. Semakin memprihatinkan lagi, sebagian besar musholla diletakkan sangat berdekatan dengan kamar kecil. Memang saya juga mengakui ada beberapa plaza yang mempunyai musholla yang bagus.

Mengapa kondisi musholla di sebagian plaza seperti itu?? silahkan pembaca sekalian menganalisis sendiri juga, tapi menurutku, plaza adalah badan usaha yang jelas-jelas profit oriented. Usaha yang dilakukan manajemen plaza adalah menyewakan tempat kepada para penjual. Menyewakan tempat! Sekecil apapun tempat bagi mereka adalah uang. Dan menyediakan tempat untuk sholat tidak mendatangkan uang bagi mereka. Maka dipilihlah tempat yang tidak strategis dan susah dicari untuk musholla. Semakin mengerikan lagi jika plaza yang besar dan megah itu hanya memiliki satu musholla, merepotkan. Mereka tidak sadar, atau lupa bahwa menyewakan tempat kepada Alloh jauh lebih menguntungkan.

Memang tidak ada standar untuk membangun musholla di plaza, tapi setidaknya jangan terlalu dekat dengan kamar kecil, dikhawatirkan banyak air kencing yang berceceran. Percuma saja kita berwudhu tapi banyak air kencing di mana-mana, jadi tidak sah sholatnya. Kemudian menempatkan musholla di area parkir membuat suasana tidak kondusif, berisik, gerah, dan banyak asap kendaraan. Sholat kita menjadi tidak khusyuk.

Tapi dari pada tidak sholat, aku tetap sholat di musholla plaza Jambu Dua, semoga Alloh menerima ibadahku di sana. Semoga kelak tempat-tempat ibadah di tempat umum menjadi jauh lebih baik, amin.